Siapakah Orang Yang Sabar ?
HAKIKAT SABAR & IKHLAS
Sabar... Sebuah kata yang seringkali kita perlakukan dengan murah. Kita mengucapkannya seolah ia hanyalah barisan huruf yang tak berbobot. Kita menganggapnya pemahaman sederhana, atau sekadar sebutan belaka yang dilempar saat duka menyapa.
Tapi, dengarlah... Sabar bukanlah itu.
Sabar adalah predikat. Sabar adalah gelar tertinggi bagi seorang hamba yang telah menanggalkan egonya di hadapan Sang Pencipta.
Untuk sampai pada derajat itu, tak bisa hanya berjalan di permukaan. karena wajib beragama secara kaffah menyatukan zahir yang bersujud dan batin yang terpaut.
Sebelum gelar "Sabar" itu disematkan di dada, jiwa harus dibasuh terlebih dahulu. (Tazkiyatun Nafs).
Jiwa harus dibersihkan dari kerak duniawi, karena sabar tidak akan pernah menetap di hati yang kotor.
Jangan katakan telah bersabar sebelum sampai pada fase Makrifatullah. Sebab, hakikat sabar adalah Baqa Billah” ketika seorang hamba telah kekal bersama Allah, sehingga tak ada lagi "dirinya", yang ada hanyalah "Kehendak-Nya".
Inilah perjuangan dalam Tarekat. Menyucikan jiwa dengan Zikrullah. Dimulai dengan lisan yang gemetar memanggil-manggil nama Tuhan... hingga akhirnya, Dia hadir. Dia bertajalli dalam diri.
Saat itulah, mata memandang dengan Basirah-Nya. Perkataan adalah pantulan Kalam-Nya. Pendengaran adalah rahasia Sama’-Nya. Jika Allah sudah bertajalli, adakah lagi alasan untuk gentar? Adakah ruang untuk bersedih hati? Tidak. Karena Allah telah meminumkan Dzauq Rasa manisnya iman yang melampaui logika.
Sabar adalah atribut Insan Kamil. Ia adalah buah dari perjalanan panjang melalui sembilan puluh delapan Tajalli Asma wa Sifat.
Maka... betapa naifnya , ketika ada saudara yang tertimpa musibah, hanya berucap singkat, "Bersabarlah."
Wajar jika kadang ada jiwa yang memberontak. Wajar jika muncul rasa jengkel. Itu adalah tanda bahwa jiwa tersebut belum cukup luas untuk menampung samudera makna "Sabar". Ia masih sesak.
Sabar adalah perisai, sementara ikhlas adalah tombak yang tegak lurus dalam genggaman. Keduanya mutlak diperlukan untuk berperang melawan musuh-musuh yang tak henti ingin menyesatkan: hawa nafsu, dunia, serta tipu daya setan.
Mereka datang menghujamkan peluru kesombongan, riya, iri, dengki,hasad, khianat dan dendam. Maka, hadanglah mereka dengan perisai sabarmu, dan hunuslah dengan tombak keikhlasanmu tepat di jantungnya. Ikhlas adalah lurus dan suci
Teruslah berdzikir, hingga gelar itu tak lagi perlu diucapkan... karena ia sudah menetap abadi di dalam nadi.
(QS. Al-Ikhlas Ayat 1 sampai 4)
Ayat 1 dan 2 bermakna Lurus” ayat 3 dan 4 bermakna Suci”
(QS. Az-Zumar 39: Ayat 11)
قُلْ اِنِّيْۤ اُمِرْتُ اَنْ اَعْبُدَ اللّٰهَ مُخْلِصًا لَّهُ الدِّيْنَ
Katakanlah, "Sesungguhnya aku diperintahkan agar menyembah Allah dengan penuh keikhlasan kepada-Nya dalam beragama."
(QS. Al-Bayyinah 98: Ayat 5)
وَمَاۤ اُمِرُوْۤا اِلَّا لِيَعْبُدُوا اللّٰهَ مُخْلِصِيْنَ لَـهُ الدِّيْنَ ۙ حُنَفَآءَ وَيُقِيْمُوا الصَّلٰوةَ وَيُؤْتُوا الزَّكٰوةَ وَذٰلِكَ دِيْنُ الْقَيِّمَةِ
Padahal mereka hanya diperintah menyembah Allah, dengan ikhlas baginya agama yang lurus , dan juga agar melaksanakan sholat dan menunaikan zakat; dan yang demikian itulah agama yang lurus (benar)."
1. QS. Al-Baqarah Ayat 153
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ ۚ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ
Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar."
2. QS. Al-Baqarah Ayat 155
وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ بِشَيْءٍ مِنَ الْخَوْفِ وَالْجُوعِ وَنَقْصٍ مِنَ الْأَمْوَالِ وَالْأَنْفُسِ وَالثَّمَرَاتِ ۗ وَبَشِّرِ الصَّابِرِينَ
Dan Kami pasti akan menguji kalian dengan sedikit ketakutan, kelaparan, dan kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan berikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar."
3. QS. Az-Zumar Ayat 10
إِنَّمَا يُوَفَّى الصَّابِرُونَ أَجْرَهُمْ بِغَيْرِ حِسَابٍ
Sesungguhnya, hanya orang-orang yang sabar akan mendapatkan pahala mereka tanpa batas."
4. QS. Ali 'Imran Ayat 200
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اصْبِرُوا وَصَابِرُوا وَرَابِطُوا وَاتَّقُوا اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ
Wahai orang-orang yang beriman! Bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu, dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu), dan bertakwalah kepada Allah supaya kamu beruntung."
5. QS. An-Nahl Ayat 126
وَلَئِنْ صَبَرْتُمْ لَهُوَ خَيْرٌ لِلصَّابِرِينَ
Akan tetapi jika kamu bersabar, sesungguhnya itulah yang lebih baik bagi orang-orang yang sabar."
6. QS. Al-Anfal Ayat 46
وَأَطِيعُوا اللَّهَ وَرَسُولَهُ وَلَا تَنَازَعُوا فَتَفْشَلُوا وَتَذْهَبَ رِيحُكُمْ ۖ وَاصْبِرُوا ۚ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ
Dan taatilah Allah dan Rasul-Nya dan janganlah kamu berselisih, yang menyebabkan kamu menjadi gentar dan hilang kekuatanmu; dan bersabarlah. Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar."
Penanggung Jawab :
Komentar
Posting Komentar