BENARKAH BISA BERGURU LANGSUNG KEPADA ALLAH..?

Bismillahirrahmanirrahim

Benarkah Bisa Berguru Langsung kepada Allah?

Sering saya dengar bahwa dalam menempuh jalan spiritual, cukuplah berguru langsung kepada Allah.

Namun, mari kita renungkan: Bagaimana cara praktis untuk menerima bimbingan langsung dari Allah ?

Allah Subhanahu SWT  justru memberi contoh teladan. Dalam Surah Al-Kahfi, dikisahkan Nabi Musa Alaihissalam, seorang Nabi yang mulia, harus mencari dan berguru kepada Khidir, seorang hamba yang dianugerahi Ilmu dari sisi-Nya.

Ini menunjukkan bahwa proses berguru (bersanad) kepada sesama manusia adalah wasilah yang ditetapkan-Nya.

Para Nabi dan Rasul pun melalui bimbingan. Maka, sesungguhnya, proses berguru itu adalah jalan yang sah untuk mencapai Makrifat (pengenalan) dan perjumpaan hakiki dengan Allah.

Bagaimana mungkin mengklaim telah berguru langsung kepada-Nya, jika pengenalan dan pemahaman hakiki tentang-Nya (Makrifatullah) saja belum  tercapai?

Maka untuk menemukan jalan (wasilah) dan berjumpa dengan Kebenaran, wajib hukumnya berguru kepada seorang Mursyid (Pembimbing Spiritual Sejati).

​Barang siapa yang enggan menapaki jalan bimbingan ini, maka ia berpotensi besar untuk tersesat dan terjerumus dalam labirin keruhanian batin di tengah luasnya samudra spiritualitas tanpa peta dan kompas yang jelas. Al- Kahfi 17.

𝐃𝐀𝐑𝐔𝐋 𝐍𝐔𝐑 𝐇𝐔𝐃𝐀 𝐒𝐇𝐎𝐋𝐄𝐇𝐈𝐀𝐇


.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

MAKRIFAT SEJATI

TINGKATAN MAQOM MAKRIFAT

SAMUDRA ILMU