AWALUDDIN MA'RIFATULLAH
Awal dari perjalanan beragama yang sejati adalah Ma'rifatullah (mengenal Allah).
Titik permulaan untuk mencapai Ma'rifatullah adalah melalui Ma'rifatun Nafs (mengenal diri), karena pemahaman mendalam tentang hakikat diri adalah kunci untuk memahami hakikat Tuhan.
Jalan untuk memulai Ma'rifatun Nafs, atau pengenalan diri, adalah melalui Rabithah (ikatan spiritual), yaitu dengan mengenal dan berpegang teguh pada Guru Mursyid (robithah).
Mengapa Guru Mursyid?
Sosok Guru Mursyid adalah yang memiliki derajat Waliyam Mursyida (wali yang memberi petunjuk). Ia adalah pemimpin spiritual yang diizinkan untuk memberikan metode atau jalan khusus yang terstruktur, yang dikenal sebagai Thoriqoh.
Thoriqoh inilah yang menjadi jalan spiritual terstruktur (metode), untuk Menapaki diri dan melakukan pencarian mendalam terhadap asal-usul diri. Bertujuan akhir untuk menemukan dan menyadari Hakekat Diri Sejati (Fitrah Ilahi yang ada dalam diri), yang akan mengantarkan pada penyaksian Ma’krifatullah.
Jadi Intisari dari pelaksanaan agama secara paripurna (kaffah), kafah menjalani ibadah pengabdian zahir batin yang menjadi kesempurnaan makrifat, dengan berguru secara langsung kepada seorang Waliyam Mursyida / Guru Mursyid Kamil.
Kewajiban berguru ini selaras dengan petunjuk Allah dalam Surah ( Al-Kahfi ayat 17) , yang secara tersirat menekankan pentingnya pembimbing (Mursyid) bagi yang mencari jalan lurus.
Dan jalan lurus itu Allah tegaskan di surah ( Al- jin ayat 16 ) yang dibahas di atas yaitu Thoriqoh.
Begitulah struktur beragama yang kaffah yang wajib ditempuh oleh setiap manusia agar menjadi insan kamil sesuai ajaran para Nabi
Dan kami memberikan metode dari silsilah ke 16 dengan Thoriqoh Naqsyabandiyah Sholehiah online yang bisa di jangkau dengan kemudahan téhnologi media ,jadi walaupun jarak sekalipun di ujung dunia tetap bisa terhubung, dan inilah salah satunya rahmat Allah yang luas dan banyak itu.
Komentar
Posting Komentar